Mengapa Kolam Renang Cepat Keruh Saat Musim Panas

By DeviloArts - Jasa Website & Artikel SEO
42 Views
Mengapa Kolam Renang Cepat Keruh Saat Musim Panas?

Mengapa Kolam Renang Cepat Keruh Saat Musim Panas?

Saat musim panas, kolam renang memang cenderung lebih cepat keruh.

Biasanya bukan karena satu faktor saja, tetapi kombinasi panas, sinar UV, penguapan, debu, dan beban organik yang meningkat.

Penyebab utamanya:

  • Sinar matahari menghancurkan klorin lebih cepat
  • UV matahari menguraikan free chlorine.

Akibatnya kadar klorin cepat turun, sehingga alga dan mikroorganisme lebih mudah berkembang.

Kolam bisa terlihat hijau/berkabut meskipun sehari sebelumnya masih jernih.

– Suhu air meningkat

Air yang lebih hangat mempercepat pertumbuhan alga dan bakteri.

Ini semakin terasa pada kolam outdoor yang terkena matahari langsung.

– Penguapan tinggi

Air menguap, tetapi mineral, garam, kalsium, dan sebagian kontaminan tetap tertinggal.

Akibatnya konsentrasi zat terlarut meningkat dan air bisa menjadi lebih sulit dijaga kejernihannya.

– Debu dan kotoran lebih banyak masuk

Musim panas biasanya banyak debu beterbangan.

Debu halus yang masuk ke kolam dapat membuat air putih/abu-abu keruh, terutama jika sistem filtrasi kurang optimal.

– Penggunaan kolam biasanya meningkat

Lebih banyak orang berenang berarti lebih banyak keringat, minyak tubuh, sunscreen, dan kotoran masuk.

Klorin akan lebih cepat habis karena bereaksi dengan bahan-bahan tersebut.

pH bisa lebih mudah berubah.

– Penguapan dan penambahan air baru dapat mengubah keseimbangan kimia.

Jika pH terlalu tinggi, efektivitas klorin menurun dan air dapat menjadi keruh karena mineral, terutama kalsium, lebih mudah mengendap.

Kalau airnya keruh, sebaiknya perhatikan warna/kondisinya:

  • Jika kondisi air keruh/putih susu,kemungkinan, penyebabnya karena: pH/alkalinitas tinggi, kalsium, filtrasi kurang.
  • Jika kondisi air keruh abu-abu, penyebabnya karena: debu, pasir sangat halus, filter kurang efektif.
  • Jika kondisi air keruh kehijauan, penyebabnya karena klorin rendah + mulai ada alga.
  • Jika kondisi air hijau, penyebabnya: pertumbuhan alga.
  • Jika kondisi air kuning/cokelat, penyebabnya: besi/Fe atau bahan organik.
  • Kondisi air jernih, tetapi ada endapan di dasar, penyebabnya: debu/mineral mengendap.
Baca Juga:  Skema Pipa 1 Pompa untuk Beberapa Kolam Renang

Agar kolam tetap jernih saat musim panas,untuk kolam outdoor, sebaiknya fokus pada 4 hal:

1. Jaga free chlorine

Umumnya sekitar 1–3 ppm untuk kolam biasa.

Saat cuaca sangat panas dan kolam banyak digunakan, pengawasan harus lebih sering.

2. Jaga pH

Target sekitar 7,2–7,6.

Jangan hanya menambahkan klorin tanpa mengecek pH.

3. Tingkatkan waktu filtrasi

Musim panas bisa membutuhkan 8–12 jam/hari, bahkan lebih tergantung beban kolam dan kondisi air.

Backwash filter dilakukan ketika tekanan filter meningkat atau aliran mulai turun.

4. Kurangi paparan UV

Jika memungkinkan gunakan pool cover saat kolam tidak digunakan.

Ini membantu mengurangi penguapan sekaligus mengurangi kehilangan klorin akibat UV.

Yang penting: jangan langsung menambahkan banyak kaporit ketika air mulai keruh. Lebih baik cek pH + free chlorine + alkalinitas terlebih dahulu, karena penyebab air keruh bisa berbeda.

Kalau Anda beri tahu ukuran kolam, sistemnya (skimmer/overflow), jenis filter, kapasitas pompa, dan kondisi keruhnya (putih, hijau, atau abu-abu), saya bisa hitungkan setting chemical dan jam filtrasi khusus untuk musim panas supaya air tetap bening.

Jogja Pool
Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang by Jogja Pool

Jasa Kontraktor Kolam Renang Jogja:

✅ Kolam Renang Pribadi / Private Pool
✅ Kolam Renang Perumahan
✅ Kolam Renang Hotel
✅ Kolam Renang Apartemen
✅ Kolam Renang Kampus
✅ Kolam Renang Komersial / Wisata
✅ Kontraktor Waterboom / Waterpark di Yogyakarta.

Hubungi WA: Kontraktor Kolam Renang, untuk informasi lebih lanjut.

- Iklan Google -
Share This Article
Leave a review

Leave a Review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *