Air Kolam Turun, Apa Sebabnya?
Kalau air kolam renang tiba-tiba turun, segera cari penyebabnya.
Beberapa kemungkinan penurunan air kolam, yaitu:
1. Penguapan (Evaporasi)
Air kolam memang pasti berkurang karena panas dan angin.
Tapi: Normalnya hanya sekitar 2–5 mm per hari.
Kalau turunnya cepat (misalnya beberapa hari), hampir pasti bukan evaporasi.
2. Kebocoran (ini yang paling sering)
Kemungkinan terbesar:
- Retak pada struktur kolam
- Bocor di pipa sirkulasi (inlet/outlet)
- Seal lampu kolam bocor
- Skimmer atau fitting dinding longgar.
Ciri-cirinya:
- Air turun terus sampai level tertentu lalu berhenti (biasanya di titik kebocoran)
- Area sekitar kolam jadi lembab atau tanah basah
- Pompa sering “masuk angin”.
3. Backwash / Sistem Filter
Kalau pakai sand filter:
- Valve bisa bocor ke jalur pembuangan
- Tanpa sadar air terus terbuang.
Cek:
Apakah ada air keluar ke saluran pembuangan saat pompa nyala?
4. Cipratan / Aktivitas
- Anak-anak berenang, cipratan besar
- Overflow karena hujan lalu dibuang.
Tapi ini biasanya tidak sampai lebih dari 10 cm kecuali sering dan ekstrem.
Cara Cek Sederhana Air Kolam Turun / Berkurang
Coba lakukan tes ember:
- Isi ember dengan air kolam
- Taruh di pinggir kolam (sebagian terendam)
- Tandai level air di ember & kolam
- Tunggu 24 jam.
Kalau turun sama, berarti penguapan.
Kalau kolam turun lebih banyak, berarti ada kebocoran.

Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik di Jogja:
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Pribadi / Private Pool
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Perumahan
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Hotel
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Apartemen
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Kampus
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Komersial / Wisata
✅ Jasa Kontraktor Waterboom / Waterpark di Yogyakarta.
Hubungi WA: Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik, untuk informasi lebih lanjut.



