Proses Pembuatan Kolam Renang
Proses pembuatan kolam renang umumnya melibatkan perencanaan, penggalian tanah, pembuatan struktur beton bertulang, pemasangan sistem perpipaan, waterproofing, finishing (keramik/mosaik), serta instalasi pompa dan filter.
Tahapan ini memerlukan waktu sekitar 8-12 minggu dengan tahapan terpenting adalah pembesian, pengecoran, dan memastikan tidak ada kebocoran.
Berikut tahap-tahap pembuatan kolam renang:
1. Pengukuran & Bowplank
Pemasangan bowplank bertujuan sebagai patokan ukuran & elevasi dan penentuan level overflow atau bibir kolam (apabila kolam sistem overflow) .
2. Penggalian Tanah
Galian disesuaikan dengan bentuk desain kolam renang.
Kedalaman dilebihkan untuk:
- Lantai kerja
- Struktur beton
- Finishing
Perlu diperhatikan juga untuk kondisi tanah.
Air tanah tinggi (butuh dewatering / sumur sementara).
3. Lantai Kerja & Struktur Beton
a. Lantai Kerja: Cor beton tipis ±5–7 cm sebagai dasar kerja tulangan pembesian.
b. Pembesian: Untuk Tulangan lantai & dinding kolam. Sitem pembesian adalah Sistem monolit (lantai + dinding nyatu).
c. Pemasangan Pipa
- Main drain
- Inlet
- Vacuum
- Overflow / gutter (jika ada)
d. Pengecoran Beton: Cor lantai & dinding (bertahap atau sekaligus). Beton yang digunakan adalah K-300 atau sesuai spesifikasi.
4. Curing Beton
Beton disiram rutin ±7–14 hari.
Fungsi dari curing adalah mencegah retak rambut.
Tahap ini sering disepelekan, padahal sangat krusial.
5. Waterproofing
Waterproofing coating atau sistem integral dengan sistem pelapisan 2 kali untuk semua dinding dan lantai, serta penetrasi pipa.
6. Test Rendam (Water Test)
Caranya: Kolam diisi air penuh, lalu didiamkan ±3–7 hari.
Cek kebocoran & penurunan airnya.
Kalau bocor, perbaikan dulu, belum boleh lanjut finishing.
7. Pekerjaan Finishing Kolam
Tergantung material yang digunakan, seperti:
- Batu alam Sukabumi
- Mozaik kaca/keramik
- Teraso, cat.
Apabila memakai mozaik/keramik, harus gunakan nat khusus kolam, dan dibuat rapi di setiap sudutnya.
8. Instalasi Mesin & Perpipaan
Pasang pemipaan untuk:
- Pompa kolam
- Filter (sand / cartridge / DE)
- Panel listrik
- Lampu kolam
- Sistem tambahan jika ada (waterfall, heater, chlorinator).
9. Start Up & Treatment Air
Pengisian air pertama sebaiknya menggunakan air tangki.
Setelah diisi air, harus dilakukan penyesuain untuk: pH, Chlorine, dan Alkalinitynya, serta lakukan pembersihan sisa semen & debu.
Demikian tahapan untuk pembuatan kolam renang.

Apabila Anda belum berpengalaman, sebaiknya dikerjakan oleh kontraktor khusus kolam renang. Hubungi JOGJA POOL untuk hasil terpercaya.
Hubungi WA: Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik, untuk informasi lebih lanjut.



