Perlukah Batu Alam pada Kolam Renang Dicoating
Banyak kolam renang menggunakan batu alam (terutama pakai batu hijau Sukabumi / andesit / palimanan) untuk mendapatkan efek natural.
Namun batu alam sering cepat rusak, bukan karena batunya jelek, tapi karena tidak dilindungi dari kimia air kolam.
Air kolam itu bukan air biasa. Di dalamnya ada: Chlorine, pH fluktuatif (asam & basa), garam mineral, sinar UV matahari.
Sifat batu alam itu berpori (punya lubang mikroskopis), sehingga kalau tidak dilapisi / coating, air kolam akan masuk ke pori batu.
Apa akibatnya?
1. Batu jadi putih (eflorescence)
Ini keluhan paling sering. Muncul kerak putih/kapur di permukaan dan nat.
Penyebab: Air kolam masuk , sehingga melarutkan semen/nat, dan keluar lagi membawa kalsium, sehingga mengkristal di permukaan.
Ini bukan kotoran, melainkan reaksi kimia permanen.
Disikat pun akan balik lagi.
2. Lumut gampang tumbuh
Karena pori batu menyerap air, sehingga batu selalu lembab.
Lumut sangat suka kondisi ini.
Efeknya: batu menjadi licin & cepat hijau, sehingga air kolam menjadi cepat keruh & boros chlorine.
3. Warna batu pudar & kusam
Bandesit menjadi abu-abu pucat. Batu Sukabumi jadi kehijauan kusam. Batu palimanan menjadi belang.
Chlorine itu oksidator kuat, dan lama kelamaan “memakan” warna alami batu.
4. Nat cepat rusak & bocor halus
Air yang masuk lewat pori batu, merambat ke bawah lapisan, dan akhirnya menyebabkan nat rontok, plesteran lembab, bahkan bocor rambut (hairline leakage).
Banyak orang mengira karena waterproofing gagal, padahal penyebabnya batu tidak di-seal/coating.
Pertanyaannya harus pakai coating apa?
Nah ini yang sering salah banyak tukang pakai:
- coating glossy
- resin
- clear varnish
- coating batu taman
- coating film (lapisan plastik)
- coating mengkilap
- resin epoxy.
Padahal itu semua SALAH.
Kenapa? Karena batu alam kolam harus tetap “bernapas”.
Kalau ditutup film dapat mengakibatkan: air uap dari bawah terjebak, coating menggelembung, lalu mengelupas 3-12 bulan kemudian.
Coating yang benar untuk kolam renang adalah:
Impregnator / penetrating sealer (coating resap).
Bukan lapisan di atas batu.
Coating resap ini bisa masuk ke pori batu, yang dapat menutup pori mikroskopis, sehingga air tidak bisa masuk tapi uap air tetap bisa keluar.
Kelebihan coating resap ini:
✔ tidak licin
✔ tidak mengkilap
✔ warna tetap natural
✔ lumut berkurang drastis
✔ chlorine tidak merusak batu.
Waktu terbaik untuk aplikasi adalah setelah batu dipasang 14–21 hari, supaya semen benar-benar kering. Kemudian cuci asam ringan. Keringkan total, baru coating.
Untuk pengisian air tunggu 2–3 hari setelah coating.
Kapan harus recoating?
Rata-rata:
- Kolam outdoor: 1,5 – 2 tahun
- Kolam Indoor: 2 – 3 tahun
Apabila batu sudah cepat hijau, warna kusam, air gampang keruh, itu tanda coating sudah habis, dan perlu re-coating.
Tanpa coating, umur batu bisa turun dari 15 tahun menjadi cuma 3-5 tahun.
Karena coating batu alam wajib digunakan, dan selalu pakai coating resap untuk batu alam untuk ketahanan estetika kolam renang Anda.

Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik di Jogja:
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Pribadi / Private Pool
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Perumahan
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Hotel
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Apartemen
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Kampus
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Komersial / Wisata
✅ Jasa Kontraktor Waterboom / Waterpark di Yogyakarta.
Hubungi WA: Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik, untuk informasi lebih lanjut.



