Decking Kolam Renang

Decking kolam renang adalah lantai atau permukaan tambahan yang dipasang di sekeliling kolam renang untuk menciptakan area yang aman, nyaman, dan estetis untuk bersantai atau beraktivitas, biasanya terbuat dari kayu, material komposit (WPC), atau batu alam, yang memiliki tekstur kesat dan tahan air.

By devilo.co - Jasa Pembuatan Website Bisnis
480 Views
Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang

Decking Kolam Renang

Decking kolam renang adalah area pijakan di sekeliling kolam yang berfungsi sebagai jalur berjalan, tempat bersantai, serta elemen estetika yang mempercantik tampilan kolam.

Tujuannya adalah mempercantik area pinggir kolam, memperluas ruang fungsi (seperti tempat berjemur), serta mencegah terpeleset karena permukaannya yang anti-slip.

Pemilihan decking kolam renang yang tepat akan mempengaruhi kenyamanan, keamanan, dan daya tahan kolam renang dalam jangka panjang.

Berikut beberapa jenis decking kolam renang yang paling umum digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya:

1. Decking Kayu Natural

Decking kayu natural memberikan tampilan hangat, elegan, dan menyatu dengan alam.

Cocok untuk kolam renang outdoor atau konsep tropical–resort.

Jenis kayu yang sering digunakan:

  • Ulin
  • Merbau
  • Bengkirai
  • Jati

Kelebihan:

  • Tampilan sangat estetis dan premium.
  • Tidak panas di kaki.
  • Cocok untuk desain natural atau mewah.

Kekurangan:

  • Perlu perawatan rutin (coating, anti-rayap).
  • Harga relatif tinggi.
  • Risiko melengkung atau retak jika kualitas tidak bagus.

2. Decking Kayu Komposit (WPC / Wood Plastic Composite)

Material campuran serbuk kayu dan plastik yang dibentuk menjadi papan.

Sangat populer karena tahan cuaca dan tidak memerlukan perawatan serumit kayu asli.

Kelebihan:

  • Tahan air dan cuaca.
  • Tidak lapuk, tidak diserang rayap.
  • Perawatan sangat minim.
  • Banyak pilihan warna.

Kekurangan:

  • Harga bisa cukup tinggi tergantung merek.
  • Dapat terasa lebih panas dibanding kayu natural.
  • Beberapa produk kualitas rendah mudah pudar dan pecah.

3. Decking Keramik / Porselen

Decking berbahan keramik anti-slip atau porselen yang memang dirancang untuk area outdoor basah.

Kelebihan:

  • Tahan air dan mudah dibersihkan.
  • Banyak motif (kayu, batu, minimalis).
  • Harga bervariasi dari ekonomis hingga premium.
  • Tahan lama dan tidak memerlukan perawatan berat.
Baca Juga:  Pakai Sunscreen Saat Berenang Bikin Mata Perih

Kekurangan:

  • Permukaan bisa menjadi licin jika jenisnya tidak anti-slip.
  • Terasa lebih dingin atau panas tergantung cuaca.
  • Instalasi butuh perataan yang baik agar tidak pecah.

4. Decking Batu Alam

Jenis batu yang umum:

  • Batu andesit
  • Batu paras jogja
  • Batu granit flame
  • Batu palimanan

Kelebihan:

  • Estetika natural dan tahan lama.
  • Tidak licin (tergantung jenis finishing).
  • Kuat terhadap cuaca ekstrem.
  • Memberikan kesan mewah dan elegan.

Kekurangan:

  • Harga pemasangan bisa lebih mahal.
  • Beberapa batu memerlukan coating agar tidak berlumut.
  • Bobot berat sehingga butuh struktur kuat.
  • Apabila terkena noda lebih sulit dibersihkan karena meresap ke dalam pori batu.

5. Decking Beton Ekspos / Cor Beton

Dek area kolam renang menggunakan beton yang difinishing dengan tekstur anti-slip atau motif tertentu.

Kelebihan:

  • Sangat kuat dan tahan lama.
  • Bisa dibuat dengan tekstur non-slip.
  • Tidak memerlukan banyak perawatan.
  • Harga relatif ekonomis.

Kekurangan:

  • Tampilan terkesan industrial atau kaku.
  • Berisiko retak jika struktur tidak benar.
  • Permukaan bisa panas.

6. Decking Rumput Sintetis

Sering dipadukan dengan material lain.

Biasanya tidak digunakan sebagai decking utama, tetapi sebagai area tambahan.

Kelebihan:

  • Memberikan kesan hijau dan natural.
  • Tidak licin.
  • Tidak membutuhkan perawatan rumit.

Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk seluruh area kolam karena bisa cepat rusak.
  • Perlu drainase baik agar air tidak menggenang.

7. Decking PVC Kolam Renang

Papan berbahan plastik murni (PVC) yang tahan air total serta tahan korosi.

Kelebihan:

  • 100% waterproof.
  • Ringan dan pemasangan mudah.
  • Tahan lumut dan serangga.

Kekurangan:

  • Kurang terlihat natural dibanding kayu atau batu.
  • Bisa memuai pada suhu sangat panas.

Tips Memilih Decking Kolam Renang:

  1. Prioritaskan keamanan – Pilih material anti-slip untuk mencegah terpeleset.
  2. Pertimbangkan letak kolam – Outdoor membutuhkan material tahan cuaca.
  3. Sesuaikan dengan konsep desain – Natural, modern, minimalis, atau resort.
  4. Perhatikan budget & perawatan – Kayu natural paling indah, tetapi perawatan lebih intensif.
  5. Tanyakan sistem drainase – Area decking harus punya aliran air yang baik.
Baca Juga:  Ide Design Kolam Renang Indoor
Jogja Pool
Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang di Jogja

Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik di Jogja:

✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Pribadi / Private Pool
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Perumahan
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Hotel
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Apartemen
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Kampus
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Komersial / Wisata
✅ Jasa Kontraktor Waterboom / Waterpark di Yogyakarta.

Hubungi WA: Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik, untuk informasi lebih lanjut.

- Iklan Google -
Share This Article
Leave a review

Leave a Review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *