Batu Alam untuk Kolam Renang Apakah Perlu Dipoles?
Batu alam untuk kolam renang seperti batu andesit, batu hijau, batu palimanan, batu candi, dalam penggunaannya tidak selalu harus dipoles, bahkan dalam banyak kasus justru tidak dianjurkan dipoles.
Hal ini tergantung pada fungsi dan lokasi batu alam tersebut di kolam.
1. Batu alam di dalam kolam / lantai kolam
Biasanya tidak dipoles (dibiarkan kasar atau honed) karena:
- Lebih tidak licin saat diinjak.
- Lebih aman untuk perenang.
- Permukaan kasar membantu daya cengkeram kaki.
2. Batu alam di bibir kolam (pool deck)
Umumnya juga tidak dipoles mengkilap, tapi bisa:
- Dibakar / flame finish honed (halus tapi tidak mengkilap)
- Sikat / brushed
Tujuannya tetap supaya tidak licin saat basah.
3. Batu alam di dinding kolam
Kalau di dinding vertikal, boleh saja dipoles ringan.
Karena tidak diinjak, jadi tidak masalah jika agak licin.
4. Risiko jika batu alam dipoles mengkilap
Jika dipoles glossy:
- Sangat licin ketika basah
- Lebih cepat terlihat kerak kapur / jamur
- Bisa memantulkan cahaya terlalu kuat
5. Solusi agar batu tetap bagus tanpa dipoles
Biasanya cukup diberi coating water repellent (silane / siloxane) atau stone sealer
Ini bisa membuat batu jadi:
- Tidak mudah menyerap air
- Tidak cepat berlumut
- Warnanya lebih keluar.
Kadang memoles batu alam malah dapat menimbulkan pecah/lubang, karena material batu alam di dalamnya keluar saat dipoles.

Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik di Jogja:
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Pribadi / Private Pool
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Perumahan
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Hotel
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Apartemen
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Kampus
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Komersial / Wisata
✅ Jasa Kontraktor Waterboom / Waterpark di Yogyakarta.
Hubungi WA: Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik, untuk informasi lebih lanjut.



