Tanda Pasir Silika Harus Diganti

Pasir silika kolam renang merupakan media filter utama yang diletakkan di dalam tabung filter untuk menyaring kotoran fisik, debu, lumut, dan partikel halus dari air kolam renang.

By devilo.co - Jasa Pembuatan Website Bisnis
1 View
Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang by Jogja Pool

Tanda Pasir Silika Harus Diganti

Pasir silika pada kolam renang adalah media filter utama (biasanya berukuran 0,5 – 1 mm) yang diletakkan di dalam tabung filter (sand filter) untuk menyaring kotoran fisik, debu, lumut, dan partikel halus dari air kolam renang.

Pasir ini dipilih karena strukturnya yang konsisten, tahan lama terhadap bahan kimia kolam, dan efisien menjernihkan air.

Pasir silika harus diganti biasanya 2-3 tahun, supaya air tidak cepat keruh.

Namun tak jarang juga sebelum 2 tahun harus diganti, karena kondisi air parah.

Berikut tanda-tanda pasir silika harus diganti:

1. Air cepat keruh

Padahal baru dikasih chlorine atau PAC yang seharusnya bening setelah divakum, tapi 1–2 hari keruh lagi.

2. Air kolam terlihat berkabut putih halus

Bukan hijau, tapi seperti susu tipis / abu-abu.

Vacuum tidak pernah benar-benar bersih.

Pagi divakum, sore sudah ada debu lagi.

3. Tekanan filter cepat naik setelah backwash

Hari ini backwash, besok pressure sudah tinggi lagi.

4. Backwash airnya tidak terlalu kotor

Seharusnya coklat/pekat.

5. Air cuma sedikit keruh, berarti pasir sudah “licin” (tertutup minyak & biofilm).

6. Dinding kolam cepat licin Ini ciri mikroorganisme lolos dari filter.

7. Chlorine boros.

Baru dikasih kaporit, besoknya sudah nol lagi.

Kenapa pasir silika bisa “rusak” padahal tidak hancur?

Bukan karena pasirnya habis, tapi karena butir pasirnya membulat dan tertutup lemak & lumut mikro (biofilm).

Filter pasir bekerja karena:

Butiran silika tajam, sehingga bisa menangkap partikel kotoran.

Setelah ±2 tahun sudut pasir aus, jadi halus dan seperti kerikil, sehingga air lewat begitu saja (tidak tersaring).

Baca Juga:  Kolam Renang Kekinian Nuansa Santorini: Material Terrazzo

Jadi walaupun filter masih hidup, tapi tidak lagi menyaring.

Banyak orang berpikir kalau air keruh, langsung ditambah PAC/ chlorine/ algaecide. Padahal akar masalah: Filternya sudah tidak bekerja dan Akhirnya obat habis terus.

Waktu terbaik untuk mengganti pasir silika, Idealnya menjelang musim hujan (karena musim hujan beban kotoran paling berat) atau setelah 2 tahun pemakaian rutin.

Saat mengganti pasir JANGAN hanya tambah pasir baru di atas pasir lama, tapi HARUS:

  • Buang semua media
  • Cuci tabung
  • Cek laterals (kaki filter)
  • Isi ulang berlapis.

Urutan benar:

  1. Gravel kasar (paling bawah)
  2. Gravel medium
  3. Silika 14–20
  4. Silika 20–30 (atas)

Kalau langsung silika semua, nanti mudah buntu & cepat rusak lagi.

Setelah ganti pasir, efek yang biasanya langsung terasa:

  • Chlorine jadi hemat
  • Air lebih “kilap”
  • Vacuum jauh lebih bersih
  • Tidak perlu sering flokulan
  • Alga sulit tumbuh

Bahkan banyak kasus:

Kolam yang tadinya susah jernih → langsung stabil dalam 2–3 hari tanpa obat berat.

Sebaiknya mulai cek sand filter Anda, dan cek apakah pasir silikanya harus diganti.

Standar Ukuran Ruang Pompa
Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang by Jogja Pool

Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik di Jogja:

✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Pribadi / Private Pool
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Perumahan
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Hotel
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Apartemen
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Kampus
✅ Jasa Kontraktor Kolam Renang Komersial / Wisata
✅ Jasa Kontraktor Waterboom / Waterpark di Yogyakarta.

Hubungi WA: Jasa Kontraktor dan Pemeliharaan Kolam Renang Terbaik, untuk informasi lebih lanjut.

- Iklan Google -
Share This Article
Leave a review

Leave a Review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *